Apa Fungsi dari Linear Bearing?

Bearing atau bantalan merupakan salah satu komponen penting yang terdapat pada mesin besar. Secara garis besar, fungsi dari bearing sendiri adalah untuk membatasi adanya gerak relatif antara dua komponen mesin atau lebih agar mesin dapat bergerak ke arah yang diinginkan. Contohnya pada mesin otomotif, di mana bearing yang terdapat pada roda sangat penting untuk diperhatikan.

Dengan demikian, apabila bearing diabaikan, hal tersebut jelas akan sangat berpengaruh pada performa mesin karena lemahnya gaya gesek yang dihasilkan oleh mesin. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bearing memainkan peran penting dalam menjaga poros ban dan roda agar keduanya tidak bergesekan secara langsung.

Dalam pengaplikasiannya, terdapat beberapa jenis bearing yang tersedia di pasaran. Hal tersebut dikarenakan adanya kegunaan bearing yang berbeda-beda di dunia nyata. Dengan begitu, kemampuan bearing dalam menjaga agar friksi atau gesekan antar komponen pun dapat terpenuhi. Dan dengan mempertimbangkan fungsi serta kegunaan bearing tersebut, tentu Anda juga perlu memperhatikan segi perawatannya untuk menjaga agar kondisi bearing bebas karat. Dalam jangka panjang, kinerja mesin pun jadi terjaga agar selalu optimal.

Salah satu jenis bearing yang banyak ditemukan pengaplikasiannya di pasaran adalah linear bearing, yang jauh lebih umum ditemukan pada peralatan elektronik. Misalnya mesin cetak, mesin tekstil, dan sebagainya. Alat otomotif juga sering memanfaatkan komponen yang satu ini. Dan dari fungsi, sebenarnya fungsi yang dimiliki oleh linear bearing juga tak jauh berbeda dari bearing pada umumnya.

Apabila dijelaskan secara lebih terperinci, fungsi dari linear bearing adalah sebagai berikut.

  1. Membantu menjaga kestabilan mesin.

Yang dimaksud sebagai kestabilan di sini adalah kestabilan dari kecepatan mesin. Untuk mesin yang menggunakan linear bearing, pengaturan untuk gaya gesek telah dilakukan terlebih dahulu agar gerakan mesin selalu konstan dan kecepatannya selalu stabil. Oleh karena itu, apabila Anda menyadari bahwa mesin Anda melambat atau jadi lebih cepat, artinya besar kemungkinan ada masalah pada komponen mesin, termasuk linear bearing-nya.

  1. Mengurangi gesekan yang dapat ditimbulkan oleh komponen mesin.

Fungsi lain dari linear bearing adalah membantu mengurangi intensitas dari gesekan dari dua komponen  mesin atau lebih, yang pada akhirnya juga mengurangi dampak dari gesekan tersebut. Dengan begitu, mesin pun dapat bekerja secara optimal seperti semestinya tanpa adanya risiko masalah seperti kebocoran yang jelas akan memengaruhi performa mesin secara keseluruhan.

  1. Mengurangi risiko terjadinya kerusakan atau kecacatan pada produk.

Fungsi lain yang dapat Anda temukan pada linear bearing ini akan membantu menjaga kualitas produk yang dihasilkan lewat pengoperasian mesin Anda. Pasalnya, adanya linear bearing pada dasarnya akan membantu menjaga performa mesin agar selalu optimal, yang kemudian juga mengurangi risiko terjadinya produk yang rusak atau cacat. Dengan demikian, Anda pun dapat menggunakan mesin dengan tenang sepanjang proses produksi karena ada jaminan lebih tinggi bahwa proses produksi dapat berjalan dengan lancar. Dalam jangka panjang, hal ini jelas akan memberikan pengaruh positif pada bisnis Anda.

Apabila Anda amati, ketiga fungsi dari linear bearing di atas juga mencakup kelebihan yang dimiliki oleh komponen yang satu ini. Dan satu lagi kelebihan dari linear bearing adalah pemasangannya yang mudah karena dapat disesuaikan dengan mesin apapun yang Anda gunakan. Dengan demikian, nantinya Anda tak perlu kerepotan karena harus mengganti bearing pada mesin secara berkala.