Apa Itu Cylindrical Roller Bearing Tipe NUP?

Jenis bearing yang dapat menanggung beban radial dalam jumlah besar adalah cylindrical roller bearing. Pada dasarnya, jenis bearing yang satu ini merupakan salah satu jenis dari roller bearing, namun elemen rolling pada bearing atau bantalannya memiliki bentuk silinder sehingga jenis ini pun dikenal dengan nama cylindrical roller bearing.

Secara garis besar, cylindrical roller bearing memiliki aspek-aspek konstruksi sebagai berikut:

  • Roller beserta bearing-nya berada pada penghubung integral outer race.
  • Inner ring pada bearing normalnya merupakan bagian yang terpisah dan dirangkai secara terpisah pada saat perangkaiannya. Dengan cara ini, bearing pun mampu dipasang dalam kondisi di mana baik inner maupun outer race-nya berpotensi tidak pas.
  • Inner ring biasanya dipasang pada diameter luar bearing guna mendukung kinerja inner race ke dalam elemen roller yang terpasang pada wadah/kurungannya.

Lebih lanjut lagi, fitur-fitur tertentu lainnya yang terdapat pada konstruksi bearing bervariasi dan menentukan jenis atau tipe dari cylindrical roller bearing. Salah satunya adalah cylindrical roller bearing tipe NUP, yang akan dijelaskan berikut ini beserta dengan tipe lainnya.

Sekilas Tentang Cylindrical Roller Bearing Tipe NUP

Secara garis besar, jenis cylindrical roller bearing yang satu ini mengacu pada jenis di mana terdapat komponen yang disebut integral collar yang terdapat pada inner race, serta loose collar yang terpasang pada inner race. Dengan konstruksi seperti ini, cylindrical roller bearing tipe NUP pun mampu memosisikan poros secara aksial (axial) di kedua arah.

Seentara itu, tipe cylindrical roller bearing lainnya selain tipe NUP adalah sebagai berikut.

  • Tipe NU.

Tipe yang satu ini tidak memiliki komponen collar pada inner race, serta elemen rolling yang terpasang pada tepian outer race. Dengan tipe bearing yang seperti ini, bearing pun memiliki kemampuan untuk menanggung hanya beban radial, dan tidak mampu menanggung beban aksial.

  • Tipe N.

Tipe cylindrical rollller bearing yang satu ini pada dasarnya serupa dengan tipe NU, di mana elemen rolling dipasang pada inner race dan wadahnya. Untuk tipe yang satu ini, bearing hanya dapat menanggung beban radial murni dan tidak bisa menahan beban aksial sama sekali.

  • Tipe NJ.

Sedangkan untuk jenis cylindrical roller bearing yang satu ini, terdapat collar yang terpasang pada inner race di salah satu ujungnya. Collar tersebut biasanya diposisikan dengan cara tertentu agar mampu mentransfer beban aksial pada poros bearing ke elemen rolling. Inilah jenis cylindrical roller bearing yang memiliki kemampuan untuk menanggung beban aksial, meskipun dalam jumlah tertentu. Sementara itu, seberapa besar beban aksial yang mampu ditanggung oleh jenis bearing yang satu ini sepenuhnya bergantung pada spesifikasi bearing-nya.

Di pasaran, Anda bisa temukan beragam tipe cylindrical roller bearing sesuai yang telah dijelaskan di atas. Dalam pencantuman tipenyaa sendiri, ada spesifikasi teknis yang biasa digunakan. Cylindrical roller bearing biasanya diindikasikan dengan penulisan nama tipenya di awal, seperti tipe NUP, N, NU, dan NJ, dan kemudian diikuti dengan nomor seri. Sebagai contoh, untuk produk cylindrical roller bearing dengan nama NUP 210, artinya bearing tersebut merupakan cylindrical rolling bearing tipe NUP dengan nomor seri 210.

Jenis bearing yang satu ini juga memiliki cage yang terbuat dari beragam jenis material. Contohnya cage dari material polyamide, baja press, hingga tembaga. Tentunya, masing-masing jenis material tersebut punya karakteristiknya tersendiri yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan.